DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 16 Desember 2020


Download : DTP 16 Desember 2020.pdf

Berdasarkan pivotIHSGmaka Support II : 5.940 Support I: 5.975 sedangkan Resistence I : 6.035 dan Resistence II: 6.050

  • Ex Dividen XISB Rp2,03/saham; TOWR Rp6/saham; RUPS : TUGU, KREN, IGAR,
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 6.120 kasus menjadi 629.429  kasus,  jumlah dirawat menjadi 93.699 orang, yang meninggal tambah 155 orang menjadi 19.111  orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.120 pasien sebesar 629.429  orang
  • Nilai ekspor Indonesia November 2020 mencapai US$15,28 miliar atau meningkat 6,36 persen dibanding ekspor Oktober 2020. Demikian juga dibanding November 2019 meningkat 9,54 persen. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas November 2020 terhadap Oktober 2020 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$449,4 juta (23,62 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada logam mulia, perhiasan/permata sebesar US$254,7 juta (43,37 persen). Nilai impor Indonesia November 2020 mencapai US$12,66 miliar atau naik 17,40 persen dibandingkan Oktober 2020. Sementara jika dibandingkan November 2019 turun 17,46 persen. Peningkatan impor nonmigas terbesar November 2020 dibandingkan Oktober 2020 adalah golongan mesin dan perlengkapan elektrik senilai US$354,4 juta (23,82 persen), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan gula dan kembang gula senilai US$101,0 juta (66,12 persen). Neraca Perdagangan November catatkan surplus senilai US$2,62 miliar dibawah ekspektasi sebesar US$2,67 miliar.
  • Mayoritas bursa Asia untuk perdagangan rabu ini dibuka menguat mengekor dengan lonjakan bursa AS maupun harapan stimulus AS akan disepakatin.
  • Mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19 pasca libur natal dan tahun baru 2020-2021, pemerintah memutuskan untuk melarang kerumunan dan perayaan tahun baru di tempat umum. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim dan Bali secara virtual di Kantor Maritim pada Hari Senin (14-12-2020) yang dipimpin oleh Menko Marves Luhut B. Pandjaitan. Dia meminta agar implementasi pengetatan ini dapat dimulai pada tanggal 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.
  • Akhirnya IHSG melewati level psikologis 6.000 menuju 6.010 walaupun bursa Indonesia bergerak fluktuaktif. Pada perdagangan rabu, dimana harga komoditas pun menjadi indikator positif untuk mendorong ekspketasi kinerja emiten lebih baik tahun depan. Harga spot komoditas yang rally semalam dimulai dari harga spot batubara capai 1,06%, minyak mentah naik 1,28%, nickel naik 0,13%. Dengan sinyal positif tersebut perlu diperhatikan sektor pertambangan, dan perkebunan yang masih menark jangka pendek. Sinyal akan paket stimulus AS yang alokasi lebih besar lagi potensi mendorong pasar keuangan. Dengan mempertimbangkan sinyal diatas IHSG peluang menguat dengan kisaran 5.975-6.050.
  • Spek buy  : HRUM, INDY, ADRO, PTBA, TINS, ANTM, PGAS, INCO,MEDC, ELSA ASII, ACES.

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

INDY  Closed price : 1.970

Buy Kisaran     : 1.950-1.970

Support            : 1.900

Target 1   Jual   :  2.050

Target 2   Jual   :  2.150

 

ADRO  Closed price :1.530

Buy Kisaran     : 1.520-1.530

Support            : 1.500

Target 1   Jual   : 1.620

Target 2   Jual   : 1.700

 

PTBA Closed price : 3.070

Buy Kisaran     : 3.050-3.070

Support            : 3.040

Target 1   Jual   :  3.120

Target 2   Jual   :  3.200

 

 

DISCLAIMER

 

 

 

ANTM Closed price : 1.525

Buy Kisaran     : 1.500-1.525

Support            : 1.490

Target 1   Jual   : 1.600

Target 2   Jual   : 1.680

 

TINS Closed price: 1.385

Buy Kisaran      : 1.370-1.385

Support            :  1.368

Target 1   Jual   : 1.450

Target 2   Jual   : 1.500

 

PGAS Closed price : 1.790

Buy Kisaran      : 1.780-1.790

Support             : 1.750

Target 1   Jual   :  1.860

Target 2   Jual   :  1.920

 

 

DISCLAIMER

 
 
 
DISCLAIMER

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.
top