Download : DTP 30 November 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.725 Support I : 5.755 sedangkan Resistence I : 5.805 dan Resistence II: 5.825
- RUPSL : UNVR, ENRG.
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 6.267 kasus menjadi 534.266 kasus, jumlah dirawat menjadi 71.658 orang, yang meninggal tambah 127 orang menjadi 16.352 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.810 pasien sebesar 445.793 orang.
- Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menginisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Sektor Keuangan. Beleid tersebut yakni RUU tentang Penanganan Permasalahan Perbankan, Penguat Koordinasi dan Penataan Ulang Kewenangan Kelembagaan Sektor Keuangan. Pasalnya RUU Omnibus Law Perbankan dan Sektor Keuangan ini diusulkan juga oleh pemerintah. Secara garis besar, RUU tersebut berisi tentang pengawasan perbankan secara terpadu, tindak lanjut pengawasan bank, penanganan permasalahan bank, penataan ulang kewenangan kelembagaan dan sanksi. Ketiga otoritas tersebut, ditugaskan untuk menyepakati kondisi Bank dan merumuskan rekomendasi kebijakan penanganan permasalahan bank. Keanggotaan forum tersebut terdiri dari Dewan Komisioner OJK, Dewan Gubernur BI, Dewan Komisioner LPS, dan Sekretaris KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan).
- Rilis ekonomi China maupun Jepang potensi berikan sentimen positif ke mayoritas bursa Asia pagi ini. Ekonomi China dimulai dari PMI Komposit Tiongkok Nov tumbuh lebih tinggi dari sebelumnya, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur China Nov tumbuh diatas ekspektasi maupun data penjualan ritel Jepang berhasil dari kontraksi digantikan lonjakan pertumbuhan capai 6,4%. Sinyal pemulihan ekonomi Jepang maupun China yang rilis pagi ini potensi berikan optimisme pemulihan ekonomi global.
- Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG peluang melanjutkan penguatan dengan kisaran 5.755 - 5.825 potensi menguji level psikologis 5.800. Sinyal positif luar bursa Indonesia berasal dari vaksi virus korona yang effektif untuk melawan hingga 90% diatas dan depresiasi dollar AS berikan sentimen positif harga spot Rp level Rp14.000/dollar. Sedangkan pagi ini, rilis indikator ekonomi China maupun Jepang potensi sentimen positif ke bursa Asia termasuk ke Indonesia. Sedangkan untuk dalam negeri dimulai dari Undang-Undang Omnibus Law peluang menambah kepastian hukum di Indonesia. Dengan pertimbangkan hal tersebut bursa Indonesia potensi dikawasan positif.
- Bow : ELSA, MEDC, INCO, EXCL, TLKM, ISAT, WSKT, WIKA, WSBP, PTPP, CTRA, SMRA,
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian WSBP Closed price : 520 Buy Kisaran : 510-520 Support : 500 Target 1 Jual : 540 Target 2 Jual : 560
MEDC Closed price :510 Buy Kisaran : 500-510 Support : 490 Target 1 Jual : 550 Target 2 Jual : 570
ELSA Closed price : 300 Buy Kisaran : 280-300 Support : 250 Target 1 Jual : 330 Target 2 Jual : 390
DISCLAIMER |
CTRA Closed price : 955 Buy Kisaran : 940-955 Support : 930 Target 1 Jual : 970 Target 2 Jual : 990
SMRA Closed price: 845 Buy Kisaran : 830-845 Support : 820 Target 1 Jual : 860 Target 2 Jual : 880
LSIP Closed price : 1.170 Buy Kisaran : 1.150-1.170 Support : 1.120 Target 1 Jual : 1.230 Target 2 Jual : 1.270
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.