Download : DTP 25 November 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.650 Support I : 5.675 sedangkan Resistence I : 5.720 dan Resistence II: 5.745
- RUPSL : UNVR, TDPM, SIDO, ESSA.
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.192 kasus menjadi 506.302 kasus, jumlah dirawat menjadi 64.878 orang, yang meninggal tambah 109 orang menjadi 16.111 orang dan jumlah yang sembuh tambah 2.927 pasien sebesar 425.313 orang.
- Hingga akhir Oktober 2020, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah mencatat defisit Rp 764,9 triliun atau 4,67% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini datang dari penerimaan negara sebesar Rp 1.276,9 triliun sementara belanja lebuh besar yaitu Rp 2.041,8 triliun. realisasi penerimaan negara per akhir Oktober adalah 75,1% dari target dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 72/2020. Sedangkan realisasi belanja negara setara dengan 74,5% dari target. setoran perpajakan (pajak dan bea cukai) per akhir Oktober tercatat Rp 991 triliun atau 70,6% dari target. Dibandingkan dengan Januari-Oktober 2019, terjadi penurunan 15,6%. Sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah Rp 94,8 triliun atau 94,8% dari target. Dibandingkan periode yang sama pada 2019, PNBP turun 16,3%. penerimaan hibah ada di Rp 7,1 triliun atau 548,6% dari target. Melonjak 439,7% dibandingkan Januari-Oktober 2019.
- IHSG pada perdagangan awal pekan kemarin, ditutup lonjak cukup tajam capai 48,26 poin menuju 5.701 seiring bargain hunting khususnya saham-saham BUMN dimulai dari perbankan, konstruksi maupun perumahaan. Sektor kontruksi salah satu kinerja sahamnya terendah sepanjang tiga tahun terakhir, namun sejak pemilihan Presiden AS yang dimenangkan Joe Biden dan wakilnya Kamala Harris menjadi sentimen positif ke emerging market. Aksi beli investor asing pun mendorong ekspektasi akan pemulihan pertumbuhan ekonomi dunia. Dimana harga-harga komoditas pun mengalami penguatan dimulai dari harga spot batubara newscastle, dan minyak mentah. Harga spot batubara newscastle mengalami lonjakan menuju tertinggi dalam tahun level US$69,00/Mton potensi rally harga spot tambang batubara dan harga spot minyak mentah kelevel tertinggi sepanjang tahun ini US$44,75/barrel. Sedangkan kebijakan Pemeritah Indonesia melakukan stimulus melalui PEN. Dana PEN ini menjadi daya menarik khususnya sektor yang dapat pembiayaan Pemerintah Indonesia. Dengan sinyal positif dari eksternal maupun internal potensi mendorong investor untuk berspekulasi ke bursa Indonesia. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG potensi rally hingga menuju level 5.800
- Bow : ADRO, PTBA, HRUM, EXCL, TLKM, ISAT, WSKT, WIKA, JSRM, PTPP
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian WSBP Closed price : 224 Buy Kisaran : 220-224 Support : 215 Target 1 Jual : 230 Target 2 Jual : 240
PTBA Closed price :2.280 Buy Kisaran : 2.250-2.280 Support : 2.200 Target 1 Jual : 2.350 Target 2 Jual : 2.450
ADRO Closed price : 1.300 Buy Kisaran : 1.260-1.300 Support : 1.250 Target 1 Jual : 1.330 Target 2 Jual : 1.400
DISCLAIMER |
PTPP Closed price : 1.260 Buy Kisaran : 1.230-1.260 Support : 1.200 Target 1 Jual : 1.350 Target 2 Jual : 1.450
WIKA Closed price: 1.505 Buy Kisaran : 1.480-1.505 Support : 1.470 Target 1 Jual : 1.600 Target 2 Jual : 1.650
EXCL Closed price : 2.500 Buy Kisaran : 2.450-2.500 Support : 2.400 Target 1 Jual : 2.600 Target 2 Jual : 2.700
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.