Download : DTP 19 November 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.510 Support I : 5.535 sedangkan Resistence I : 5.580 dan Resistence II: 5.600
- RUPSL : TRJA, PZZA
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.265 kasus menjadi 478.720 kasus, jumlah dirawat menjadi 60.870 orang, yang meninggal tambah 97 orang menjadi 15.393 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.711 pasien sebesar 402.347 orang.
- Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi kembali ke jalur positif pada kuartal IV-2020 atau di akhir tahun ini. Dengan demikian Indonesia bakal keluar dari zona resesi. perbaikan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut. Pertumbuhan ekonomi akan positif di kuartal IV-2020 dan akan meningkat menjadi 5 persen pada 2021, dan terus naik ke sekitar 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang. akan didukung oleh perbaikan konsumsi masyarakat, ekspor, dan investasi.
- Menteri Keuangan Sri Mulyani mengisyaratkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sudah mempertimbangkan banyak hal, dari sisi kesehatan, tenaga kerja, petani dan buruh tembakau, hingga potensi rokok ilegal. pemerintah memiliki banyak variabel mempertimbangkan kenaikan cukai rokok, di samping masalah kesehatan dan keberlangsungan pekerja di industri dan pertanian tembakau. IHSG pada perdagangan kemarin kembali melanjutkan rally dengan ditutup naik capai 27,57 poin menuju 5.557 tetap diatas level psikologis 5.000. Aksi beli investor asing yang membukukan pembelian bersih mendorong ekspektasi pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi Indonesia di K4-2020. Lonjakan saham-saham perusahaan BUMN yang mencatatkan penguatan atau lebih mendominasi lonjakan sehingga mengantarkan bursa Indonesia diatas level 5.500. Rally saham-saham BUMN yang mengatar teknikal mengindikasi jeluh beli, untuk perdagangan hari ini diperkirakan saham tersebut akan memanfaatkan sentimen negatif dari kejatuhan bursa AS. Dengan sinyal negatif tersebut potensi IHSG dibebani pergerakan atau bisa berbalik arah seiring beberapa saham-saham BUMN yang belum rally. Disisi lain sinyal positif berasal dari apresiasi rupiah dilevel Rp14.092/dollar AS maupun penguatan harga obligasi menjadi angin segar untuk bursa Indonesia jangka menengah. Pada hari ini investor pun menanti keputusan Bank Sentral Indonesia, dimana sinyal tersebut diharapkan positif yang bisa berdampak rally IHSG hari ini. BI yang diperkirakan keputusan suku bunganya atau 7DRR tetap pada level 4,00% . Pelaku pasar tengah realisasi penurunan suku bunga di realisasi dan dapat menurunkan suku bunga lagi. Penurunan suku bunga diharapkan bisa menjadi daya tarik pelaku bisnis untuk pinjaman lebih murah lagi, ditengah-tengah pandemi virus korona. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG hari ini potensi melemah kisaran geraknya 5.510-5.580.
- Bow : ADRO, PTBA, TINS, HRUM, ANTM, INCO, ELSA, MEDC
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ELSA Closed price : 240 Buy Kisaran : 230-234 Support : 220 Target 1 Jual : 260 Target 2 Jual : 280
PTBA Closed price :2.110 Buy Kisaran : 2.080-2.110 Support : 2.050 Target 1 Jual : 2.190 Target 2 Jual : 2.230
ADRO Closed price : 1.190 Buy Kisaran : 1.120-1.160 Support : 1.100 Target 1 Jual : 1.240 Target 2 Jual : 1.280
DISCLAIMER |
TINS Closed price : 1.140 Buy Kisaran : 1.080-1.100 Support : 1.050 Target 1 Jual : 1.200 Target 2 Jual : 1.250
HRUM Closed price: 2.320 Buy Kisaran : 2.260-2.300 Support : 2.250 Target 1 Jual : 2.400 Target 2 Jual : 2.450
MEDC Closed price : 418 Buy Kisaran : 410-412 Support : 400 Target 1 Jual : 430 Target 2 Jual : 440
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.