Download : DTP 27 Oktober 2020.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 5.090  Support I  : 5.110 sedangkan Resistence I : 5.165 dan Resistence II: 5.185
  • Company The Korea Development Bank Volume 46,981,900 lembar dan harga Rp520 Offering Date TIFA : 07- Okt hingga 5- Nov 2020 RUPS : EXCL  
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 3.222  kasus menjadi 392.934  kasus,  jumlah dirawat menjadi 61.851 orang, yang meninggal tambah 112 orang menjadi 13.411  orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.908 pasien sebesar 317.672  orang.
  • Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia terus meningkat. Sampai pada akhir Agustus 2020, Bank Indonesia (BI) mencatat ULN Indonesia sebesar US$ 413,4 miliar atau sekira Rp 6.101,8 triliun dengan kurs saat ini. Naik 5,7% dibandingkan posisi periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). umlah tersebut, berarti posisi ULN pada Agustus 2020 tercatat tumbuh 5,7% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Juli 2020 yang sebesar 4,2% yoy. Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Agustus 2020 sebesar 38,5% atau masih relatif stabil bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 38,2%. utang pemerintah per akhir September 2020, berdasarkan dari data Kementerian Keuangan sebesar Rp 5.756,87 triliun. Utang pemerintah pada September 2020 tersebut, meningkat 22,5% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 4.700,28 triliun. Sedangkan dibandingkan dengan posisi utang Agustus 2020, terjadi kenaikan 2,9%, yang sebesar Rp 5.594,93 triliun. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, utang pemerintah ini masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 85% dan pinjaman 15%. utang dari SBN tercatat sebesar Rp 4.892,57 triliun yang terdiri dari SBN Domestik Rp 3.629,04 triliun dan SBN Valas Rp 1.263,54 triliun.
  • Pada perdagangan awal pekan kemarin, IHSG ditutup menguat sebesar 31,86 poin menuju 5.144 seiring ekspektasi  kinerja emiten K3-2020. Hari kedua pekan ini, IHSG potensi bergerak mixed menguji kawasan positif. Sentimen negatif yang berasal dari kejatuhan mayoritas bursa AS maupun Uni Eropa. Ekspektasi kecemasan eksternal tersebut bisa imbangi dengan harapan kinerja emiten K3 tahun 2020 bisa lebih baik dan sebagian harga spot komoditas yang variabel. Lonjakan harga spot CPO hingga 4,99%, penguatan harga spot batubara capai 0,94% maupun nickel. Dengan mempertimbangkan hal tersebut bisa perhatikan sektor perkebunan maupun tambang batubara, dan nickel. Sedangkan untuk perbankan masih menarik seiring laporan laba bersih K3-2020 seperti laba bersih BBTN K3-2020 lonjak 39,72% senilai Rp1,12 triliun; AALI lonjak 424% Yoy sebesar Rp582 miliar, AKRA naik 18% senilai Rp665 miliar; sedangkan untuk BBCA laba bersih K3-2020 turun tipis 4% senilai Rp20 triliun; UNTR anjlok 39% senilai Rp5,3 triliun. Untuk sisi teknikal IHSG masih ada ruang melanjutkan kenaikan menguji psikologis 5.200 hingga pekan depan. Sedangkan hari akan bergerak kisaran 5.090-5.165  
  • Bow : LSIP, AALI, TLKM, EXCL, BRPT, SCMA, MNCN, ADRO, PTBA, BBNI

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

BBNI Closed price : 4.850

Buy Kisaran     : 4.800-4.830

Support            :4.780

Target 1   Jual   :  4.900

Target 2   Jual   :  5.000

 

MNCN  Closed price : 850

Buy Kisaran     : 830-850

Support            : 820

Target 1   Jual   : 890

Target 2   Jual   : 920

 

BRPT Closed price : 930

Buy Kisaran     : 900-930

Support            : 880

Target 1   Jual   :  960

Target 2   Jual   :  980

 

 

DISCLAIMER

 

 

 

TLKM  Closed price : 2.650

Buy Kisaran     : 2.600-2.650

Support            : 2.580

Target 1   Jual   : 2.700

Target 2   Jual   : 2.800

 

ADRO Closed price: 1.145

Buy Kisaran      : 1.130-1.145

Support            : 1.100

Target 1   Jual   : 1.200

Target 2   Jual   : 1.250

 

LSIP Closed price : 965

Buy Kisaran      : 950-965

Support             : 940

Target 1   Jual   :  970

Target 2   Jual   :  1.000

 

 

DISCLAIMER

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

 

 

top