Download : DTP 09 Oktober 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.000 Support I : 5.015 sedangkan Resistence I : 5.060 dan Resistence II: 5.075
- Company The Korea Development Bank Volume 46,981,900 lembar dan harga Rp520 Offering Date TIFA : 07- Okt hingga 5- Nov 2020 RUPS : ENVY
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.850 kasus menjadi 320.564 kasus, jumlah dirawat menjadi 64.924 orang, yang meninggal tambah 108 orang menjadi 11.580 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.769 pasien sebesar 244.060 orang.
- Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2020 sebesar 135,2 miliar dollar AS, tetap tinggi meskipun menurun dibandingkan posisi akhir Agustus 2020 sebesar 137,0 miliar dollar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan international sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Penurnan cadangan devisa pada September 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
- Mayoritas bursa Asia dalam pembukaan perdagangan akhir pekan ini bergerak dikawasan positif. Pelaku pasar Asia kembali optimisme dengan harapan akan tercapai kesepakatan stimulus AS. Harapan tersebut mendorong harga spot komoditas mengalami kenaikan.
- Perdagangan kamis kemarin, IHSG berhasil ditutup diatas psikologis 5.000 yang akhirnya ditutup level 5.039. Dimana pada perdagangan kemarin investor tengah kekhawatiran dengan demo pasca pengesahan UU Omnibus Law, namun bursa Indonesia berakhir menguat. Pada perdagangan hari ini investor kembali optimisme dengan pasar saham Indonesia potensi melanjutkan penguatan dengan kisaran 5.015-5.075. Sentimen ekspektasi dalam negeri dengan adanya UU Omnibus Law diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan ekspektasi akan rilis kinerja emiten K3-2020. Disisi lain harga spot komoditas pun hari mengalami penguatan dimulai dari harga nickel, timah, emas, CPO maupun minyak mentah. Sedangkan untuk kabar positif dari bursa eksternal pun mendukung untuk melanjutkan kenaikan IHSG.
- Bow : BBRI, BBNI, BBCA, MEDC, TINS, ANTM, MEDC, ELSA, BBTN,
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ELSA Closed price : 206 Buy Kisaran : 202-206 Support : 200 Target 1 Jual : 214 Target 2 Jual : 220
LSIP Closed price : 920 Buy Kisaran : 900-915 Support : 890 Target 1 Jual : 935 Target 2 Jual : 960
TINS Closed price : 710 Buy Kisaran : 690-710 Support : 670 Target 1 Jual : 720 Target 2 Jual : 740
DISCLAIMER |
BBRI Closed price : 3.150 Buy Kisaran : 3.120-3.150 Support : 3.100 Target 1 Jual : 3.230 Target 2 Jual : 3.300
BBNI Closed price: 4.670 Buy Kisaran : 4.600-4.670 Support : 4.500 Target 1 Jual : 4.740 Target 2 Jual : 4.830
MEDC Closed price : 346 Buy Kisaran : 340-346 Support : 338 Target 1 Jual : 356 Target 2 Jual : 368
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.