Download : DTP 18 September 2020.pdf

Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 4.963  Support I  : 5.000 sedangkan Resistence I : 5.085 dan Resistence II: 5.135

  • RUPS: KOPI.
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 3.635  kasus menjadi 232.628  kasus,  jumlah dirawat menjadi 56.720 orang, yang meninggal tambah 122 orang menjadi 9.222  orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.635 pasien sebesar 166.686  orang.
  • Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi memangkas proyeksi perekonomian Indonesia pada tahun ini dari minus 2,8% menjadi negatif 3,3%. Padahal, ramalan perekonomian global justru membaik dari kontraksi 6% menjadi negatif 4,5%. perbaikan proyeksi ekonomi dunia seiring pemulihan ekonomi beberapa negara seperti AS dan Tiongkok yang melebihi ekspektasi pada semester pertama tahun ini. Respons pemerintah di berbagai negara terhadap pandemi juga cukup masif. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan meningkat tajam 5% pada 2021. Perkiraan tersebut dibuat dengan asumsi  ancaman Covid-19  memudar, serta kepercayaan bisnis dan konsumen meningkat. Ekonomi Indonesia sendiri diproyeksian naik hingga 5,3% pada tahun depan.
  • Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 September 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 4,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, di tengah inflasi yang diprakirakan tetap rendah. Untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19, Bank Indonesia menekankan pada jalur kuantitas melalui penyediaan likuiditas, termasuk dukungan Bank Indonesia kepada Pemerintah dalam mempercepat realisasi APBN tahun 2020. Bank Indonesia akan terus menempuh langkah-langkah kebijakan lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional dengan mencermati dinamika perekonomian dan pasar keuangan global serta penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap prospek perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu. Koordinasi kebijakan yang erat dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
  • Untuk perdagangan akhir pekan ini, IHSG pelaung melanjutkan pelemahan dengan manfaatkan kejatuhan bursa eksternal. Harga spot komoditas hari ini yang mengalami kenaikan dimulai dari harga spot minyak mentah, batubara, maupun CPO. Sinyal positif dari beberapa harga spot komoditas diharapkan juga menjadi angin segar ke sektor perkebunan, minyak mentah, maupun perkebunan. Kami memperkirakan bursa Indonesia akan bergerak kisaran 4.963-5.085 bisa ada ruang menguji level 5.000 dengan mempertimbangkan sentimen eksternal bursa. Walaupun IHSG tertekan dengan trend penurunan, diharapkan menjadi memontum untuk aksi beli khususnya saham-saham telah koreksi dalam. Cicil beli untuk saham-saham LQ45, seiring rilis data yang memberatkan bursa eksternal maupun internal telah diumumkan.
  •  Bow: LSIP, AALI,  INKP, TKIM, INCO, ELSA, MEDC, PTBA, ADRO

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

PTBA  Closed price : 2.010

Buy Kisaran     : 1.980-2.020

Support            : 1.950

Target 1   Jual   :  2.100

Target 2   Jual   :  2.150

 

MEDC Closed price : 420

Buy Kisaran     : 415-420

Support            : 390

Target 1   Jual   : 430

Target 2   Jual   : 450

 

ELSA Closed price : 220

Buy Kisaran     : 215-220

Support            : 210

Target 1   Jual   :  230

Target 2   Jual   :  240

 

 

DISCLAIMER

 

 

 

INKP Closed price : 8.800

Buy Kisaran     : 7.800-8.400

Support            : 7.780

Target 1   Jual   : 9.000

Target 2   Jual   : 10.000

 

ADRO Closed price: 1.130

Buy Kisaran      : 1.050-1.100

Support            :  1.000

Target 1   Jual   :  1.190

Target 2   Jual   :  1.240

 

LSIP Closed price : 1.000

Buy Kisaran      : 960-980

Support             : 950

Target 1   Jual   :  1.050

Target 2   Jual   :  1.130

 

 

DISCLAIMER

 
 
 
DISCLAIMER

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.
top