DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 04 Agustus 2020
Download : DTP 04 Agustus 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 4.800 Support I : 4.900 sedangkan Resistence I : 5.135 dan Resistence II: 5.250
- RUPS : IPCC, KIOS, WTON ; Public Expose : IPCC, KIOS, SIPD ; Cum Date Cash Deviden : AKRA Rp. 50, PBSA Rp. 33, RANC Rp. 28, SMSM Rp. 19, UNVR Rp. 107 ; Recording Date Stock Split : BELL rasio pemecahan unit saham = 1 : 5 ; Recording Date RightIssue : IMAS rasio 225 : 100 @550 per saham ; Recording Date Cash Deviden : SHIP Rp. 16 ; Distribution Date Cash Deviden : NRCA Rp. 25 ; End Offer IPO : PT. Sumber Global Energy Tbk (final)
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 1.679 kasus menjadi 113,134 kasus, jumlah dirawat menjadi 37,595 orang, yang meninggal tambah 66 orang menjadi 5,302 orang dan jumlah yang sembuh tambah 1.262 pasien sebesar 70,237 orang.
- ada Juli 2020 terjadi deflasi sebesar 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,95. Dari 90 kota IHK, 61 kota mengalami deflasi dan 29 kota mengalami inflasi. Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,73 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen; dan kelompok transportasi sebesar 0,17 persen.
- Teknikal rebound pada bursa Asia pagi ini, dimana investor kembali optimisme setelah rilis data indeks manufaktur China July catatkan pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Kenaikan pertumbuhan manufaktur diharapkan bisa mendorong aktivitas ekonomi China.
- Kejatuhan pada sepanjang perdagangan awal pekan kemarin, seiring pelaku pasar berekspektasi menjelang pengumuman perkembangan data pertumbuhan triwulan 2 tahun 2020. Khususnya pada investor asing tertekan dengan aksi profit taking , sejalan dengan aksi jual bersih cukup besar capai Rp1,47 triliun. Aksi jual pun terlihat pada saham-saham di indeks LQ45. Rilis data laporan keuangan emiten S1 tahun 2020 peluang berikan sentimen positif untuk bursa Indonesia ditengah-tengah dampak virus korona. Kejatuhan tersebut juga merespon dengan kinerja emiten K2-2020 dimana sebagian besar catatkan laba bersih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk sentimen negatif dari luar yang telah direspon oleh bursanya dimulai dari pertumbuhan ekonomi AS yang catatkan kontraksi juga diikuti oleh pertumbuhan negara Uni Eropa. Namun disisi pertumbuhan yang kontraksi untuk negara maju, hal ini bisa menjadi momentum pemerintah AS dan Uni Eropa pelaung berikan stimulus lebih besar lagi guna mendorong aktifitas kegiatan pertumbuhan ekonominya. Dengan stimulus tersebut bisa sentimen positif ke bursa equity maupun utang kembali diminatin.
- Bow: BBRI, BBTN, BMRI, TINS, ANTM, KLBF, TINS, ANTM, INCO.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian TKIM Closed price : 6.300 Buy Kisaran : 6.150-6.300 Support : 6.000 Target 1 Jual : 6.500 Target 2 Jual : 6.600
BBTN Closed price : 1.210 Buy Kisaran : 1.170-1.210 Support : 1.150 Target 1 Jual : 1.280 Target 2 Jual : 1.360
BRPT Closed price : 890 Buy Kisaran : 860-880 Support : 850 Target 1 Jual : 920 Target 2 Jual : 1.000
DISCLAIMER |
INKP Closed price : 7.425 Buy Kisaran : 7.250-7.425 Support : 7.000 Target 1 Jual : 7.600 Target 2 Jual : 7.900
ANTM Closed price: 700 Buy Kisaran : 670-700 Support : 650 Target 1 Jual : 720 Target 2 Jual : 740
TINS Closed price : 735 Buy Kisaran : 720-735 Support : 700 Target 1 Jual : 780 Target 2 Jual : 800
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.