Download : DTP 19 June 2020.pdf

 Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 4.880 Support I  : 4.905 sedangkan Resistence I : 4.975 dan Resistence II: 5.015

  • RUPS : BVIC, SMGR, TLKM, TURI ; Cum Date Cash Deviden : ANTM Rp. 2,82, JSMR Rp. 15,20, TBMS USD 0,00260, UNTR Rp. 805, XAFA Rp. 28,75 ; Expired Date Cash Deviden : AALI Rp. 49, ASDM Rp. 78, ASGR Rp. 49, BRAM Rp. 200, KBLM Rp. 10, PTBA Rp. 326,46 ; Recording Date Cash Deviden : AUTO Rp. 42, LINK Rp. 178,80, MBAP Rp. 59, SCCO Rp. 500 ; Distribution Date Cash Deviden : ADRO Rp. 44,13, KLBF Rp. 20, TBIG Rp. 28 ; End Trading Waran : SFAN-W 
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 1.331 kasus menjadi 42.762  kasus,  jumlah dirawat menjadi 23,625 orang, yang meninggal tambah 63 orang menjadi 2,339 orang dan jumlah yang sembuh tambah 550 pasien sebesar 16,798  orang.
  • Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,00%. Kontraksi perekonomian global berlanjut, sementara ketidakpastian pasar keuangan global menurun seiring penyebaran COVID-19 yang melandai. Pembatasan aktivitas ekonomi sebagai langkah penanganan COVID-19 berisiko menurunkan pertumbuhan ekonomi global 2020 lebih besar dari prakiraan awal. Namun demikian, kontraksi volume perdagangan dunia dan penurunan harga komoditas terlihat tidak sedalam prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi nasional diprakirakan menurun pada triwulan II 2020, meskipun perkembangan terkini menunjukkan tekanan mulai berkurang. Ekspor menurun sejalan dengan kontraksi perekonomian global, sementara konsumsi rumah tangga dan investasi menurun sejalan dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengurangi akitivitas ekonomi. Perkembangan bulan Mei 2020 mengindikasikan tekanan terhadap perekonomian domestik mulai berkurang.  
  • Pada kemarin di pra penutupan, dimana IHSG ditutup anjlok cukup tajam capai 62,52 poin menuju 4.925 seiring profit taking. Rilis suku bunga yang disampaikan oleh Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25bps menjadi 4,25%. Sinyal penurunan suku bunga BI dengan mempertimbangkan pengaruh dampak wabah virus korona. Anjloknya transaksi perdagangan eksport import dimana para pengusaha menahan ekspansi. Pembatasan aktivitas perdagangan setelah berlakunya PSBB memicu peningkatan risiko bank terhadap kredit. Dengan sinyal tersebut sektor bank potensi melakukan efisiensi terhadap pengeluaran seiring berkurangnya pendapatan bunga dari BI maupun meningkatnya risiko kredit mendorong perbankan bersikap hati-hati mencairkan kredit usaha. Untuk IHSG pada perdagangan hari ini peluang melemah dengan kisaran 4.880-4.975. Sinyal lonjakan harga-harga spot komoditas dimulai dari harga minyak mentah, nickel, CPO dan batubara potensi menahan laju pelemahan dari bursa Indonesia. Ada beberap emiten dijadwalkan cum dividen seperti ANTM Rp. 2,82, JSMR Rp. 15,20, UNTR Rp. 805.
  • Bow: SMGR, TLKM, ANTM, JSMR, UNTR, ISAT, MEDC, ELSA  

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

JSMR Closed price : 4.170

Buy Kisaran     : 4.130-4.150

Support            : 4.100

Target 1   Jual   :  4.210

Target 2   Jual   :  4.280

 

ELSA  Closed price : 226

Buy Kisaran     : 220-228

Support            : 210

Target 1   Jual   : 304

Target 2   Jual   : 314

 

ANTM Closed price : 620

Buy Kisaran      :  610-620

Support            :  600

Target 1   Jual   :   640

Target 2   Jual   :   650

 

 

DISCLAIMER

 

 

 

CTRA Closed price : 464

Buy Kisaran     : 460-464

Support            : 440

Target 1   Jual   : 476

Target 2   Jual   : 486

 

BSDE Closed price: 815

Buy Kisaran      : 800-815

Support            : 780

Target 1   Jual   :  830

Target 2   Jual   :  850

 

TLKM Closed price : 3.280

Buy Kisaran      : 3.250-3.280

Support             : 3.200

Target 1   Jual   :  3.350

Target 2   Jual   :  3.400

 

 

DISCLAIMER

 
 
DISCLAIMER

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.
top