DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 18 June 2020
Download : DTP 18 June 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 4.940 Support I : 4.965 sedangkan Resistence I : 5.015 dan Resistence II: 5.045
- RUPS : ABMM, BBKP, CCSI, JPFA ; Public Expose : CCSI, PGJO, SFAN, SMCB ; Cum Date Cash Deviden : AALI Rp. 49, ASDM Rp. 78, ASGR Rp. 49, BRAM Rp. 200, KBLM Rp. 10, PTBA Rp. 326,46 ; Expired Date Cash Deviden : AUTO Rp. 42, LINK Rp. 178,80, MBAP Rp. 59, SCCO Rp. 500 ; Recording Date Cash Deviden : IMAS Rp. 5, RAJA Rp. 5,23, WIKA Rp. 50,95, XISB Rp. 2,05 ;Distribution Date Cash Deviden : PGAS Rp. 41,56
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.031 kasus menjadi 41.431 kasus, jumlah dirawat menjadi 22,912 orang, yang meninggal tambah 45 orang menjadi 2,276 orang dan jumlah yang sembuh tambah 540 pasien sebesar 16,243 orang.
- Kementerian Keuangan mencatat jumlah utang pemerintah mencapai Rp 5.258,57 triliun per Akhir Mei 2020, atau naik Rp 86,09 triliun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp 5.172,48 triliun. data APBN KiTa edisi Juni 2020, tang pemerintah yang mencapai Rp 5.258,57 triliun ini terdiri dari surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 4.442,90 triliun dan pinjaman sebesar Rp 815,66 triliun. total pemerintah dalam bentuk SBN yang mencapai Rp 4.442,90 triliun terdiri dari domestik Rp 3.248,23 triliun dan dalam bentuk valuta asing (valas) sebesar Rp 1.194,67 triliun. total utang pemerintah Rp 5.172,48 triliun, maka rasio utang pemerintah meningkat menjadi 32,09% dari bulan sebelumnya 31,78% terhadap produk domestik bruto (PDB). Meski begitu, rasio utang pemerintah masih aman jika mengacu pada UU Keuangan Negara nomor 17 tahun 2003 dan UU APBN yang ditetapkan setiap tahunnya. UU Keuangan Negara telah membatasi defisit APBN sebesar 3% dari rasio PDB serta batas maksimal rasio utang sebesar 60% terhadap PDB
- Pemerintah akan memotong gaji PNS, TNI, Polri, pegawai BUMN, BUMD, dan pegawai swasta sebesar 3% untuk iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Aturan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera yang baru diundangkan per 20 Mei 2020 lalu.
- Pada pedagangan kemarin, IHSG sempat tertekan dengan ekspektasi akan keputusan Dewan Gebernur Bank Indonesia (BI). Dijadwalkan rapat BI berlangsung pada 17-18 Juni 2020 guna memutuskan suku bunga. Pelaku pasar tertekan dengan ekspektasi suku bunga turun sebesar 25bps menjadi 4,25% sebelumnya 4,50%. Ekspektasi tersebut menekan harga-harga saham perbankan, namun berbanding terbalik dengan sektor kontruksi maupun property yang mengalami penguatan. Dengak ekspketasi tersebut IHSG hanya naik sganan sebesar 1,31 poin menuju 4.987. Pada perdagangan hari ini sentimen negatif yang berasal dari koreksinya Dow Jones seiring telah jenuh beli, namun berbeda dengan bursa Uni Eropa masih melanjutkan penguatan. Pada perdagangan hari ini kami prediksikan IHSG peluang tutup diatas level 5.000 atau bergerak gerakan 4.965-5.045 dengan pertimbangkan keputusan BI dan hasil riset Morgan Standly prediksikan pertumbuhan ekonomi lebih cepat dibandingkan negara lainnya. Mata uang rupiah masih kisaran 13.950-14.100 menjadi indikator ekonomi Indonesia stabil
- Bow: PWON, BSDE,CTRA, BBTN, BBNI, BMRI, TLKM, PTBA, ICBP, INDF
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian BBNI Closed price : 4.610 Buy Kisaran : 4.580-4.610 Support : 4.550 Target 1 Jual : 4.700 Target 2 Jual : 4.800
AALI Closed price : 8.650 Buy Kisaran : 8.500-8.650 Support : 8.400 Target 1 Jual : 8.800 Target 2 Jual : 8.900
PTBA Closed price : 2.470 Buy Kisaran : 2.440-2.470 Support : 2.400 Target 1 Jual : 2.550 Target 2 Jual : 2.650
DISCLAIMER |
PWON Closed price : 464 Buy Kisaran : 460-464 Support : 440 Target 1 Jual : 476 Target 2 Jual : 486
BSDE Closed price: 820 Buy Kisaran : 790-820 Support : 750 Target 1 Jual : 830 Target 2 Jual : 840
TLKM Closed price : 3.210 Buy Kisaran : 3.150-3.210 Support : 3.100 Target 1 Jual : 3.300 Target 2 Jual : 3.400
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.