Download : DTP 16 June 2020.pdf

Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 4.730 Support I  : 4.770 sedangkan Resistence I : 4.885 dan Resistence II: 4.960

  • Ex Date Cash Deviden : INPP Rp. 4,5 & WSKT Rp. 3,4 ;
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 1.017 kasus menjadi 39.294  kasus,  jumlah dirawat menjadi 21,973 orang, yang meninggal menjadi 2,198 orang dan jumlah yang sembuh sebesar 15,123  orang.
  • Nilai ekspor Indonesia Mei 2020 mencapai US$10,53 miliar atau menurun 13,40 persen dibanding ekspor April 2020. Demikian juga dibanding Mei 2019 menurun 28,95 persen. Demikian juga dibanding ekspor nonmigas Mei 2019, turun 27,81 persen. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Mei 2020 mencapai US$64,46 miliar atau menurun 5,96 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$60,97 miliar atau menurun 3,50 persen.Penurunan terbesar ekspor nonmigas Mei 2020 terhadap April 2020 terjadi pada logam mulia, perhiasan/permata sebesar US$382,5 juta (40,90 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar US$130,6 juta (18,11 persen).
  • Nilai impor Indonesia Mei 2020 mencapai US$8,44 miliar atau turun 32,65 persen dibanding April 2020, demikian juga apabila dibandingkan Mei 2019 turun 42,20 persen. Impor nonmigas Mei 2020 mencapai US$7,78 miliar atau turun 33,36 persen dibanding April 2020. Neraca perdagangan Mei catatkan surplus capai US$2,09 miliar diatas ekspektasi atau lebih baik dari sebelumnya hanya surplus sebesar US$0,42 miliar.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan saat ini dalam kondisi stabil dan terjaga. Hal ini tercermin dari rasio keuangan hingga April 2020 yang berada dalam batas aman (treshold). Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) misalnya yang masih terjaga di level 22,13 persen. Kemudian kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross 2,89 persen dan NPL net 1,09 persen.
  • IHSG pada perdagangan awal pekan kemari tertekan seiring Dow Fut mengalami kejatuhan cukup tajam akibatnya investor berspekulasi dengan aksi profit taking. Aksi jual bersih investor asing memicu IHSG kembali terjun pada penutupan kemarin.  Kekhawatiran akan pandemi gelombang kedua yang memicu investor untuk profit taking. Kecemasan tersebut terjawab dengan kabar The Fed yang menenangkan pasar dengan melakukan pembelian obligasi individu yang kena dampak dari pandemi corona.  Pagi ini dimana sebagian besar bursa Asia dibuka menguat atau terdorong dengan bargain hunting saham-saham koreksi akibat dari ketakutan pasar terhadap gelombang kedua. Dengan mempertimbangkan hal tersebut kami memprediksikan IHSG rebound dengan kisaran 4.770-4.960
  • Bow: PWON, BSDE, BBTN, BBNI, BMRI, TLKM, ISAT, EXCL, ICBP, INDF  

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

BBNI Closed price : 4.200

Buy Kisaran     : 4.150-4.225

Support            : 4.000

Target 1   Jual   :  4.400

Target 2   Jual   :  4.600

 

BBRI  Closed price : 2.900

Buy Kisaran     : 2.850-2.925

Support            : 2.800

Target 1   Jual   : 3.100

Target 2   Jual   : 3.200

 

BMRI Closed price : 4.720

Buy Kisaran      :  4.700-4.730

Support            :  4.600

Target 1   Jual   :   4.900

Target 2   Jual   :   5.000

 

 

DISCLAIMER

 

 

 

ICBP Closed price : 8.700

Buy Kisaran     : 8.600-8.725

Support            : 8.500

Target 1   Jual   : 8.900

Target 2   Jual   : 9.000

 

BSDE Closed price: 760

Buy Kisaran      : 740-760

Support            : 720

Target 1   Jual   :  800

Target 2   Jual   :  830

 

TLKM Closed price : 3.090

Buy Kisaran      : 3.050-3.100

Support             : 2.950

Target 1   Jual   :  3.150

Target 2   Jual   :  3.250

 

 

DISCLAIMER

 
 
DISCLAIMER

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.
top