DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 23 Oktober 2020
Download : DTP 23 Oktober 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.050 Support I : 5.070 sedangkan Resistence I : 5.130 dan Resistence II: 5.165
- Company The Korea Development Bank Volume 46,981,900 lembar dan harga Rp520 Offering Date TIFA : 07- Okt hingga 5- Nov 2020 RUPS : DIGI, CLEO,
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.432 kasus menjadi 377.541 kasus, jumlah dirawat menjadi 63.576 orang, yang meninggal tambah 102 orang menjadi 12.959 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.497 pasien sebesar 301.006 orang.
- Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan proyeksi perekonomian terbarunya menyatakan, pertumbuhan ekonomi di negara-negara yang masuk dalam ASEAN 5 (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam) akan cenderung terjaga tahun ini, setelah melambat di kisaran 4,7 persen tahun 2019 lalu. IMF pun sempat menurunkan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia dan Thailand lantaran kinerja ekspor yang diproyeksi juga berpengaruh terhadap permintaan domestik. Pertumbuhan ekonomi global tahun ini diproyeksi sebesar 3,3 persen. Sementara untuk tahun 2019 dan 2021 masing-masing sebesar 2,9 persen dan 3,4 persen. Pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang kawasan Asia akan meningkat tipis dari 5,6 persen di 2020 menjadi 5,8 persen di 2020 damn 5,9 persen di 2021. Perlambatan terjadi akibat dampak dari tarif serta waktu jeda kenaikan tarif tambahan. Namun demikian, kesepakatan perdagangan tahap satu dengan Amerika Serilkat kemungkinan akan mengurangi perlemahan dalam jangka pendek. Sebab, proyeksi pertumbuhan ekonomi China di 2020 meningkat 0,2 persen jika dibandingkan dengan prediksi tahun sebelumnya.
- IHSG pada perdagangan kemarin ditutup koreksi tipis sebesar 4,63 poin menuju 5.091 seiring profit taking. Koreksi bursa Indonesia dengan memanfaatkan setelah rilis prediksi pertumbuhan ekonomi Asia maupun Indonesia dari IMF . Sentimen positif dalam negeri masih bekurtat dengan kabar holding baterai. Kabar tersebut masih menarik untuk cermati saham ANTM, INCO, TINS. Selain itu harga spot komoditas yang mengalami penguatan dimulai batubara, minyak mentah dan CPO. Hal tersebut perlu perhatikan dalam jangka pendek sektor pertambangan maupun perkebunan. Investor pun tengah menanti laporan keuangan beberapa emiten, hal ini bisa bargain hunting. Beberapa emiten yang bergerak dalam bisnis tembakau dibebani dengan rencana kenaikan cukai rokok tahun 2021. Rencana Cakai rokok 2021 potensi naik kisaran 13-20%. Ketidakpastian kenaikan cukai rokok memicu aksi profit taking sektor rokor. Sektor properti potensi bargain hunting menjelang pekembangan pengumuman PSBB DKI-Jakarta . Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang bergerak mixed dengan kisaran 5.0755 - 5.165
- Bow : LSIP, AALI, PWON, SSIA, BSDE, WSKT, BBTN, BBNI, MEDC, ELSA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian WSKT Closed price : 765 Buy Kisaran : 750-765 Support : 740 Target 1 Jual : 790 Target 2 Jual : 810
BBTN Closed price : 1.260 Buy Kisaran : 1.240-1.260 Support : 1.200 Target 1 Jual : 1.320 Target 2 Jual : 1.370
MEDC Closed price : 370 Buy Kisaran : 366-370 Support : 360 Target 1 Jual : 390 Target 2 Jual : 400
DISCLAIMER |
PWON Closed price : 404 Buy Kisaran : 401-404 Support : 398 Target 1 Jual : 417 Target 2 Jual : 424
BSDE Closed price: 845 Buy Kisaran : 830-845 Support : 800 Target 1 Jual : 865 Target 2 Jual : 880
LSIP Closed price : 920 Buy Kisaran : 900-920 Support : 890 Target 1 Jual : 950 Target 2 Jual : 960
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.